Banyak pemilik restoran akhirnya memutuskan menjual perlengkapan restoran bekas, baik karena tutup, renovasi, atau pembaruan alat dapur.

Masalahnya, tidak semua orang tahu cara menjual agar prosesnya cepat dan harganya tidak jatuh. Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun mengepul langsung dari pemilik rumah makan dan restoran di Jabodetabek, berikut ini beberapa rahasia menjual barang bekas agar lebih cepat laku.
1. Pisahkan Barang Sebelum Menghubungi Pengepul
Penjual yang mengelompokkan alatnya berdasarkan jenis akan mendapatkan penawaran harga secara lebih cepat. Pemisahan kategori ini membuat pengepul bisa langsung menaksir nilai barang tanpa harus bertanya berulang kali.
Proses pemilahan ini juga membantu Anda melihat kembali kelayakan setiap barang. Selain itu, Anda juga bisa memisahkan barang menjadi beberapa bagian rapi sebelum mengirimkan dokumentasi kepada ke supplier/pengepul perlengkapan restoran bekas.
- Kategori umum meliputi alat memasak, mesin pendingin, perabot dapur stainless, furnitur, hingga alat servis makanan.
- Pisahkan unit yang berfungsi normal dan yang rusak karena keduanya punya tingkat harga berbeda.
- Hindari mencampur semua jenis barang dalam satu foto karena hal tersebut memperlambat proses penilaian.
2. Foto yang Jelas Menentukan Kecepatan Penawaran
Dokumentasi foto yang kurang jelas bisa memperlambat proses penilaian serta berpotensi menurunkan penawaran harga perlengkapan restoran bekas.
Kualitas gambar yang baik memberikan rasa percaya mengenai kondisi asli barang. Anda sebaiknya mengambil foto dari tempat terang agar seluruh sudut unit terlihat sempurna. Jangan ragu untuk membersihkan debu tipis pada permukaan luar alat sebelum memotret.
Begini cara singkatnya:
- Pertama, ambil foto minimal dari dua sudut berbeda yaitu sisi tampak depan dan sisi samping unit.
- Kemudian, sertakan foto label merk jika masih terbaca karena merk tertentu seperti GEA, Getra sangat berpengaruh terhadap harga barang.
- Selain itu, lakukan pemotretan di ruangan dengan pencahayaan cukup dan hindari area gudang yang gelap.
- Terakhir, buka pintu unit berukuran besar seperti kitchen equipment bekas agar kondisi dalam terlihat jelas.
Baca juga: Jual Beli Borongan Peralatan Restoran Terdekat, Ini Lokasinya
3. Ketahui Merek, Usia, dan Kondisi Alat
Selanjutnya, menyediakan informasi mengenai merk, perkiraan usia pakai, dan kondisi alat bisa mempercepat penilaian harga.
Tiga hal utama tersebut menjadi acuan dasar bagi para pencari barang bekas dalam menentukan nilai perangkat dapur.
Informasi yang jelas di awal membuat penawaran harga menjadi lebih cepat selesai. Anda bisa mencatatnya pada selembar kertas sebelum menghubungi admin kami atau ketik saja di Whatsapp.
- Bedakan antara merk lokal, merk kelas menengah, hingga merk premium impor karena harganya berbeda jauh.
- Berikan perkiraan tahun pembelian atau durasi pemakaian alat tersebut sejak pertama kali digunakan di dapur.
- Sampaikan kondisi fungsi secara jujur seperti unit masih menyala namun tingkat dinginnya sudah mulai berkurang.
- Sertakan nota pembelian jika ada karena dokumen tersebut bisa menaikkan nilai tawar kitchen equipment second.
4. Jangan Terlalu Cepat Memisahkan Barang yang “Tidak Laku”
Menahan semua sisa perangkat dapur tanpa membuangnya terlebih dahulu memberikan keuntungan tambahan bagi pemilik usaha. Pengepul barang bekas restoran besar seperti memiliki jaringan pembeli khusus untuk menampung unit yang tampaknya rusak.
Banyak orang terburu-buru membuang perlengkapan restoran bekas tertentu karena mengira sudah menjadi rongsokan tidak ada harganya. Padahal bisa saja masih bisa dihitung nilainya jika dimasukkan secara borongan.
- Barang seperti showcase rusak ringan, atau kompor mati tetap ada harganya
- Unit freezer yang bocor freon atau bodi stainless yang kusam masih bernilai sebagai peralatan restoran bekas.
- Biarkan tim lapangan kami datang menentukan unit mana saja dari barang bekas restoran yang bisa diangkut.
5. Pilih Waktu yang Tepat untuk Menjual
Menjual peralatan dapur dalam kondisi yang terburu-buru bisa melemahkan posisi tawar Anda di hadapan pembeli. Anda sebaiknya merencanakan penjualan ini jauh hari sebelum masa sewa bangunan tempat usaha berakhir.
Waktu yang sempit membuat Anda tidak memiliki ruang negosiasi untuk mendapatkan harga terbaik. Persiapan yang matang sejak awal membuat proses pengosongan lokasi berjalan dengan lebih tenang.
- Hubungi pengepul sekitar dua atau tiga minggu sebelum tenggat pengosongan bangunan agar jadwal survey lebih longgar.
- Siapkan kelengkapan foto dan deskripsi alat jika Anda terpaksa menjual peralatan resto bekas ini.
- Cicil proses penjualan berdasarkan kategori barang jika jumlah peralatan di dalam restoran Anda sangat banyak.
Itu dia tips seputar cara menjual barang bekas restoran agar cepat laku, kami harap penjelasan di atas bisa bermanfaat.
Punya Perlengkapan Restoran Bekas Tapi Bingung Menjualnya?
Perkakas Resto siap membantu Anda mengurus seluruh tahapan pembersihan dapur mulai dari inspeksi hingga pengangkutan.

Kami memiliki tim berpengalaman yang sudah menangani ratusan kasus penjualan alat dapur komersial bekas dengan proses transparan. Apakah semua informasi dasar mengenai perangkat Anda sudah siap?
Kirimkan foto dan deskripsi singkat perlengkapan restoran bekas Anda ke WhatsApp 082140010067 untuk mendapatkan estimasi harga hari ini.
FAQ
Kami tidak memungut biaya sepeser pun untuk proses pengecekan barang langsung ke lokasi Anda. Layanan survey ini kami berikan secara gratis untuk seluruh area Jabodetabek.
Pengepul bisa memeriksa kelayakan dari peralatan yang Anda tawarkan tersebut. Selama barang masih bisa diperbaiki, kami akan memberikan penawaran harga yang sesuai.
Barang bekas restoran yang banyak dicari antara lain meja stainless steel, bak cuci piring (kitchen sink), freezer, showcase, kompor resto, cooker hood.


